Portal Media Online Yang Senantiasa Memberikan Informasi Terupdate, Inovatif, Informatif Dan Berimbang Yang Disajikan Lebih Menarik

Bos TKA Tiongkok 'Duel' dengan Petugas Imigrasi di Bogor

LiputanIndonesia - Sebanyak 18 tenaga kerja asal Tiongkok diamankan petugas kantor Imigrasi Kelas IIA Bogor, Jawa Barat. Guna mengamankan belasan tenaga kerja asing ini, petugas Imigrasi membentuk tim.

Tim harus menempuh perjalanan selama 30 menit berjalan kaki menuju lokasi 18 TKA ilegal ini bekerja di lahan tambang di Desa Cinta Manik, Cigudeg Kabupaten Bogor.

“Setelah kami telusuri baik dari mess maupun areal kerja, diamankan 11 orang karena tidak mengantongi Kartu Tinggal Sementara (KITAS),” kata Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Herman Lukman, Selasa (10/1). Petugas lalu menyita paspor, HP, uang tunai dan beberapa alat bukti lainnya.


Menurut Kakanim Herman, keberadaan warga asing di Cigudeg Bogor ini atas laporan masyarakat.

Dalam penangkapan TKA ilegal ini, petugas sempat berkelahi dengan bos TKA bernama Lingfei, hingga ia harus dilumpuhkan dan diborgol tangannya.

“Dari 18 TKA, 3 adalah perempuan dan 15 lagi laki-laki. Apakah 11 yang memiliki ijin tinggal sementara untuk waktu 2 bulan sah, masih kami dalami,”ujarnya.

Bayu 38, warga dekat lokasi kepada perugas Imigrasi mengaku, Ling Fei, adalah ketua dari belasan TKA ilegal di PT. BCMG .

Ia bahkan mengaku, ada ratusan warga Tiongkok yang sudah menyebar di kecamatan ujung Barat Kabupaten Bogor ini.

“Petugas imigrasi mengejarnya kurang maksimal karena mungkin tak tahu kalau mereka kabur ke lubang galian dekat pemukiman warga. Untuk menyamarkan bahwa ini tenaga kerja lokal, para pekerja ini diajari bahasa Indonesia,”paparnya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Bos TKA Tiongkok 'Duel' dengan Petugas Imigrasi di Bogor